Minggu, 20 Juli 2014

PERENCANAAN PEMBELAJARAN /LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING



PERENCANAAN PEMBELAJARAN /LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING
1.      Kejelasan perumusan tujuan pelayanan bimbingan dan konseling.
Layanan bimbingan dan konseling merupakan bagian integral dari pendidikan di Indonesia. Sebagai sebuah layanan profesional, kegiatan layanan bimbingan dan konseling tidak bisa dilakukan secara sembarangan, namun harus berangkat dan berpijak dari suatu landasan yang kokoh, yang didasarkan pada hasil-hasil pemikiran dan penelitian yang mendalam. Dengan adanya pijakan yang jelas dan kokoh diharapkan pengembangan layanan bimbingan dan konseling, baik dalam tataran teoritik maupun praktek, dapat semakin lebih mantap dan bisa dipertanggungjawabkan serta mampu memberikan manfaat besar bagi kehidupan, khususnya bagi para penerima jasa layanan (klien/siswa).
2.      Pemilihan dan pengorganisasian materi pelayanan bimbingan dan konseling.
Pemilihan dan pengorganisasian materi pelayanan bimbingan dan konseling berdasarkan kebutuhan siswa untuk mencapai keberhasilan dalam pencapaian tugas-tugas perkembanagan remaja baik seacara akademik maupaun secara non akademik.
3.      Pemilihan instrument dan media pelayanan bimbingan dan konseling.
Dalam pemilihan instrument berlaku apabila suatu proses belajar yang hasilnya kurang memuaskan maka akan di berikan instrument bimbingan dan konseling.
Media pelayanan dalam bimbingan dan konseling berupa dinamika kelompok, dimana setiap individu atau siswa memaparkan (menjelaskan) kronoligi permasalahan yang sedang dihadapinya.
4.     
f.       Layanan Bimbingan Kelompok
g.      Layanan Bimbingan Pembelajaran
h.      Layanan Mediasi dan
i.        Layanan Konsultasi

 
Pemilihan strategi pelayanan bimibingan dan konseling.
a.       Layanan Orientasi
b.      Layanan Informasi
c.       Layanan Penempatan dan Penyaluran
d.      Layanan Konseling Individu
e.       Layanan Konseling Kelompok
5.      Waktu dan biaya.
Waktu : 1x45 menit
Biaya   :………..
6.      Rencana evaluasi dan tindak lanjut.
Jika hasilnya ada siswa yang belum bisa memahami tentang materi dengan baik maka akan diberikan bimbingan Individu atau Bimbingan Kelompok serta konseling kelompok.
Serta siswa memiliki persepsi positif terhadap pentingnya mengatasi konflik dalam diri dan lingkungan sekitar

7.      Program semesteran bimbingan dan konseling.
-          Terlampir
8.      Program tahunan bimbingan dan konseling.
-          Terlampir
-           
PELAKSANAAN PEMBELAJARAN/LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING
1.      Data kebutuhan dan permasalahan konseli
a.       Hasil pengamatan lansung guru pembimbing: yaitu melalui proses belajar mengajar, observasi langsung dan hasil interview (wawancara)
b.      Hasil penggunaann instrument : yaitu hasil penggunaan AUM (alat ungkap masalah) siswa
2.      Aktivitas pelayanan bimbingan dan konseling
a.       Layanan Dasar
1.    Orientasi : Orientasi terhadap obyek-obyek pengembangan pribadi, pengembangan hubungan sosial, pengembangan kemampuan belajar, serta pengembangan implementasi karier siswa.
2.    Informasi : Informasi tentang potensi, kemampuan dan kondisi pribadi, kemampuan dan kondisi hubungan sosial, kemampuan kegiatan dan hasil belajar, serta kemampuan arah dan kondisi karier
3.    Penempatan/Penyaluran : Penempatan dan Penyaluran untuk pengembangan kemampuan pribadi, kemampuan sosial, kemampuan belajar, dan pengembangan kemampuan karier
4.    Penguasaan Konten : Kompetensi dan kebiasaan dalam kehidupan pribadi, kehidupan sosial, kegiatan dan hasil belajar, serta arah pengembangan karier
b.      Layanan Responsif
1.    Konseling Individu : Masalah pribadi: dalam kehidupan pribadi, Masalah pribadi: dalam kehidupan sosial, Masalah pribadi: dalam kegiatan belajar dan Masalah pribadi: dalam kehidupan karier
2.    Konseling Kelompok : Masalah pribadi: dalam kehidupan pribadi dalam kehidupan sosial, dalam kegiatan belajar dan Masalah pribadi: dalam kehidupan karier
3.    Bimbingan Kelompok/Klasikal : Kemampuan dan kondisi pribadi, Kemampuan dan kondisi hubungan sosial, Kemampuan, kegiatan dan hasil belajar serta Kemampuan dan arah karier
4.    Konsultasi : Pemberdayaan pihak tertentu untuk dapat membantu peserta didik
5.    Mediasi : Upaya mendamaikan pihak-pihak tertentu (peserta didik) yang berselisih
6.    Kepustakaan : yaitu kegiatan menyediakan berbagai bahan pustaka yang dapat digunakan peserta didik dalam pengembangan pribadi, kemampuan sosial, kegiatan belajar, dan karir/jabatan.
c.       Layanan Pendukung
1.    Catatan Anekdot : merupakan hasil pengamatan pola perilaku siswa selama proses belajar mengajar. Misalnya : Tingkat konsentrasi siswa, keaktifan siswa dalam proses belajar mengajar , pola tingkah laku siswa dalam kelas, penguasaan siswa terhadap materi pelajaran
2.    Kunjungan Rumah : yaitu kegiatan memperoleh data, kemudahan dan komitmen bagi terentaskannya masalah peserta didik melalui pertemuan dengan orang tua atau keluarganya.
3.    Konfrensi Kasus : yaitu kegiatan membahas permasalahan peserta didik dalam pertemuan khusus yang dihadiri oleh pihak-pihak yang dapat memberikan data, kemudahan dan komitmen bagi terentaskannya masalah peserta didik, yang bersifat terbatas dan tertutup.
4.    Sosiometri : merupakan pemilihan teman belajar peserta didik oleh peserta didik yang di pasilitasi oleh guru Bimbingan dan Konseling
5.    Referal : yaitu termasuk pengiriman kepada siswa yang terdaftar sebagai siswa institusi pendidikan
d.      Media layanan bimbingan dan konseling
1.      Papan Bimbingan
2.      Kotak Masalah
3.      Laporan semesteran : yaitu suatu usaha menilai efisiensi dan efektifitas dari layanan bimbingan dan konseling di sekolah pada khususnya, dan kegiatan-kegiatan dalam rangka program bimbingan dan konseling yang dikelola oleh staf bimbingan (guru BK) pada umumnya.
4.      Laporan bulanan, minggu, harian.
Tujuan dari laporan bulanan, mingguan dan harian bertujuan untuk:
a.       Mengetahui tujuan program bimbingan dan konseling atau subjek yang telah memanfaatkan layanan bimbingan dan konseling.
b.      Mengatahui tingkat efisiensi dan efektivitas strategi pelaksanaan program bimbingan dan konseling yang telah dilaksanakan dalam kurun waktu tertentu.
c.       Meneliti secara berkala hasil pelaksanaan program bimbingan dan konseling.
d.      Mengetahui jenis layanan yang suadah atau belum dilalaksanakan dan / atau perlu diadakan perbaikan dan pengembangan.
e.       Membantu mengembangkan kurikulum sekolah untuk kesesuaian dengan kebutuhan.
5.      Laporan hasil evaluasi program bimbingan dan konseling serta tindak lanjutnya.
a.       Evaluasi proses dan produk : evaluasi yang diberikan oleh guru Bimbingan dan Konseling bertujuan agar siswa mampu merespon kembali materi yang sudah diberikan serta menjawab secara lugas, tepat dan akurat pada saat di berikan oleh guru bimbingan dan konseling terhadap siswa tersebut.
b.      Analisis dan pengambilan keputusan : Analisis di buat berdasarkan pengamatan langsung, serta data-data yang konkrit baik berdasarkan instrument alat ungkap masalah dan angket yang di sebarkan oleh guru bimbingan dan konseling. Setelah semua datanya terkumpul berdasarkan kebutuhan maka disinilah pengambilan keputusan untuk menentukan seberapa besar persentasi keberhasilan layanan bimbingan dan konseling yang di berikan kepada siswa/siswi yang ada di sekolah tersebut.
c.       Tindak lanjut : ketika  masih ada siswa yang belum bisa memahami tentang materi maupun yang berkaitan dengan proses layanan bimbingan dan konseling dengan baik maka akan diberikan konseling kelompok atau konseling individu demi tercapainya pemahaman siswa.

1 komentar:

  1. Mysuru Casino - The HERZAMMAN
    Mysuru https://febcasino.com/review/merit-casino/ Casino - ventureberg.com/ The Home of the Best of the 바카라 Slots! Visit us to Play the best slots and งานออนไลน์ enjoy the best table worrione games in our casino. Visit us

    BalasHapus